Wednesday, 10 May 2017

Berburu Harta Karun di Pasar Loak

Beberapa bulan terakhir gue cukup sering ke pasar loak, sebulan bisa 2-3 kali. Apa sih yang dicari? Runut ke belakang dulu deh.

Sekitar 2 tahun lalu, rumah nenek direnovasi, dan bongkar semua isi lemari, sebagai cucu oportunis, gue sambil memilah barang mana yang bisa diminta ke nenek.

Tampak 3 buah kamera analog besar kecil, Ricoh XR500, Kodak Signet S35, dan Minox 35PL. Singkat cerita kamera itu dibawa ke tukang servis di Pasar Baru, Om Rudi spesialis kamera analog dari Kurnia Kamera. Ricoh dan Kodak sehat sentosa, Minox tidak bisa diselamatkan karena baterai bocor di dalam.

Kontak Om Rudi:
Kontak Om Rudi


Setelah beberapa bulan nyemplung ke kamera analog, terpikir untuk nyari kamera lain. Banyak toko online di Instagram yang jual kamera analog, mulai dari SLR, Rangefinder, point and shoot. Dengan harga yang, sepantasnya.



Berniat cari kamera harga miring, cari info di google, banyak cerita nemu kamera analog di pasar loak. Pasar loak terdekat dari rumah adalah pasar loak Kebayoran. Lokasinya di mana? Pinggir stasiun Kebayoran sampai kolong flyover Kebayoran.

Kebayoran's Flea Market:


Kebayoran's Flea Market:


Kebayoran's Flea Market:


Kebayoran's Flea Market:


What did I find:


What did I find:


What did I find:


What did I find:


Selain ke pasar loak Kebayoran, gue juga pernah ke pasar loak Jembatan Item Jatinegara. Di mana lokasinya? Keluar stasiun Jatinegara, nyebrang jalan, lurus terus sampai ketemu jalan Bekasi Barat III di sebelah kanan, dah masuk aja tuh, sepanjang jalan juga lapak loak.
I didn't take photos of Jembatan Item's situation
Selain Kebayoran dan Jatinegara, ada juga yang belum gue datengin kayak Mall Rongsok di Depok, Pasar loak Astana Anyar di Bandung, Pasar Ular di Jakarta Utara, Pasar Poncol dekat Stasiun Senen.

Apa aja yang berhasil gue dapet di pasar loak?

Ricoh F-10:

Aino M70:

Fuji DL15:

Kaset Rafika Duri:



Ada beberapa tips kalo mau berburu kamera di pasar loak

  1. Bawa bermacam baterai dan film bekas untuk nyoba kameranya.
  2. Dandan segembel mungkin, seperti pake sendal jepit, kaos, celana pendek, tas cangklong.
  3. Jangan bawa uang pecahan besar, cukup bawa pecahan 5-10-20-50 ribu.
  4. Kalo mau nawar, langsung jatuh ke setengah harga, baru naik dikit-dikit.


Btw, sekarang pasar loak Kebayoran udah ga seasik dulu kalo mau berburu kamera, ada beberapa orang baru yang buka kios kamera, yang artinya dia paham harga kamera tersebut.

Kios Kamera:






Piss bro~

No comments:

Post a Comment